Senin, 11 Desember 2006

Dari Betawi ke Negeri Pasundan ...







Alhamdulillah, gak pernah disangka memang skenario Alloh.

Tanpa diduga dan tanpa rencana ternyata Ia mengantarkan saya kembali ke
negeri penuh damai, negeri Pasundan tea, he ..... (walaupun hanya satu
hari dua malam, red).

Kamis sore, kami berangkat menuju Bandung, dengan Cipaganti Travel dari pool Cikini menuju pool Bandung Tarde Center (BTC). Subhanalloh perjalanan panjang melalui Tol Cipularang
dalam kondisi puasa memang menjadi satu cobaan, tapi alhamdulillah
Alloh telah mengantarkan pada kenikmatan setelah meraih kemenangan
pertemuan dengan saat berbuka. Sepanjang perjalanan, melepaskan penat
dalam nikmat pejapnya mata adalah salah satu pilihan saya saat itu.
Sampai akhirnya gerbang tol Pasteur menyambut.

Bayangku kembali ke beberapa tahun silam ketika saat pertama sebuah
episode hidup saya jalani disekitar sana sampai beberapa bulan kemarin
episode tersebut mulai berlalu.

Gedung Putih dengan polesan nama Graha PASIM
masih tegar berdiri di samping jalan utama Dr Djundjunan yang kini
makin lebar setelah perluasan beberapa waktu yang lalu. Kualihkan
mataku, melihat sekeliling lingkungan kampus itu ... masih seperti yang
dulu 4 bulan yang lalu ...

Makan malam di salah satu restoran siap saji, menjadi pilihan kami bersama tim saat itu sesaat setelah Cipaganti merapat di Bandung Trade Center.

Tidak lama berselang, sebuah APV menyambut kami dan membawanya ke Hotel Papandayan di daerah Buah Batu
sana. Malam itu kami mendiskusikan beberapa progress pekerjaan yang
tertunda bersama tim sampai jam 01.00 dini hari, sampai akhirnya kami
terlelap.

Siang, setelah jumatan beberapa orang dari tim kembali ke Jakarta, ada
meeting sabtu siang di Jakarta. Saya mengajukan diri untuk tidak ikut
bersama rombongan, dengan alasan akan ke kampus untuk mengurus beberapa
persiapan menuju Sidang Tugas Akhir Diploma, biarlah besok pagi saya
kembali ke Jakarta sendiri.

Kembali bertemu dengan teman-teman seperjuangan, menjadikan sebuah
karunia yang teramat membahagiakan saya saat itu. Saya sempatkan pula
untuk bertemu dengan beberapa dosen serta staff yang subhanalloh
ternyata mereka masih merindukan kehadiran saya disana.

Pagi di esok harinya, setelah beberapa persiapan saya lakukan, akhirnya
angin membawa kembali saya bertemu dengan keangkuhan Jakarta.

Bismillah, insya Alloh, Innallaaha ma'ana

Tetap tegar Dikdik, Alloh senantisa bersamamu selamanya, Amiin ...




1 komentar:

  1. Terima kasih telah menggunakan jasa Cipaganti Travel. Semoga rekan sekalian puas akan pelayanan kami.

    BalasHapus