Rabu, 10 Juni 2009

Bukan Hanya Sekedar Sebuah Perjalanan

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika malam tadi aku menyaksikan dalam mata ini lampu-lampu kota menyoroti satu peratu dari langkah kaki ini. Mengarak jejak hingga jauh dan semakin jauh meninggalkan semua yang telah berlalu untuk menjadi semakin berlalu.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika malam tadi aku menyaksikan sorot-sorot dari mata orang perorang yang aku lewat dihadapannya. Mematung bahkan kemudian diam seakan tak bernyawa menunggu tubuh ini berlalu, hilang dan pergi.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika malam tadi sebuah bis kota membawaku dalam satu ruang menuju satu waktu yang lagi-lagi menggiringku pada sekian masa yang ada. Terguncang dan memboyong tubuh ini dalam ketidakseimbangan antara pikir dan laku.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika malam tadi aku harus terhuyung dalam gelap, menaiki satu demi satu anak tangga untuk meraih satu puncak dalam ruangnya. Merasakan heningnya malam, hingga meraih detik demi detik sisi hidup dalam damai yang ada.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika malam tadi alhamdulillah aku menyengaja menghabiskan pergantian malam dalam sujud-sujudku. Mentafakuri atas segala untuk kesyukuran dan muhasabah jiwaku. Tenggelam dalam gelap hingga akhirnya terlelap diatas selembar sajadah yang mengantarku dalam sunyinya masa.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika ayat-ayat suci semakin mengiringku dalam sesak, tersadar atas segala rasa dosa yang telah aku perbuat selama ini. Meski berkali kutarik nafas ini, namun semakin lama semakin aku tertunduk dibuatnya. Aku malu pada-Mu yaa Rabb ...

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika pagi ini aku raih jendela, kusibak cakrawala menyambut mesra kehadiran diri ini. Berbisik dan berdo'a atas segala harap yang ada. Kini gelap itu semakin terganti akan benderangnya siang.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika kini sepenuhnya aku menyadari bahwa semua yang telah berlalu memang telah Alloh perkenankan bagi setiap hambanya untuk dijadikan bekal serta pelajaran berharga untuk kita, demi menjalani sekian masa di depan mata.

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika kini Aku pun mulai melangkah dalam hari yang baru. Menjalani masa di usia seperempat abadnya waktu. Entah berapa lagi sisa yang ada ...

Tentunya memang ini bukanlah hanya sekedar sebuah perjalanan.

Ketika aku menyadari ternyata begitu banyaknya kasih sayang Alloh untuk Ia pertunjukkan padaku lewat untai-untai do'a yang terkirim dari orang-orang yang selama ini telah menjadi bagian-bagian pengisi dari indahnya episode hidup ini.

Yaa Rabb,
Alhamdulillah ...
Semoga semua ini menjadikan diri untuk bisa lebih lagi dalam memperbaiki diri.
Semoga semua ini menjadikan diri untuk bisa lebih lagi dalam mensyukuri segala anugerah yang ada.
Semoga semua ini menjadikan diri untuk bisa lebih lagi dalam berharap hanya pada rahmat dan ridha-Nya.
Semoga semua ini menjadikan diri untuk bisa lebih dalam mendekat pada-Mu yaa Rabb.
Semoga semua ini menjadikan diri untuk bisa lebih maksimal dalam berikhtiar untuk mengejar cita, harap dan do'a.
Semoga Alloh senantiasa menganugerahkan hamba-hamba terbaiknya untuk menyertai langkah-langkah kaki ini, mengingatkan ketika rapuhnya iman ini, hingga akhirnya semua akan mengantar diri untuk bisa bersama mereka dalam bahagia. Bersama mereka di dunia, hingga nanti di alam keabadiannya. insyaAlloh

Semoga ...
Aku berdo'a ...
Aku meminta ...

Yaa Rabb,
Wahai dzat yang maha segalanya ...
Semoga Engkau perkenankan do'a-do'a ini ...

Aamiin yaa Robbal'alamiin ...

9 komentar:

  1. Hiks... gimana saya yang udah sepertiganya ya Mas Didik, kok ya masih ngaco aja. Hiks...
    Thanx banget buat diingetin atas tulisannya...

    BalasHapus
  2. :) sama-sama
    tolong ingetin saya juga ...

    BalasHapus
  3. Subhanalloh,,
    mg makin barokah ^^

    BalasHapus
  4. *mengamini semua doa2 indahmu ini*

    Amiin Yaa Mujiibas Saa'iliin.

    Hai Gemini-er, kapan kita ketemu lagi? Dengan Hadi :-p

    BalasHapus
  5. makasih banyak mbak,
    sok atuh kapan bisanya?

    BalasHapus
  6. wah dah seperempat abad ya mas..moga semakin barokah aja usianya..lebih sedikit nich aku...

    BalasHapus
  7. aamiin, makasih do'anya bro :)
    (wah deketan dong :) )

    BalasHapus
  8. iyyakana`budu waiyyakanasta`iim

    BalasHapus