Senin, 06 Januari 2014

Hanya Ini Warisan Dari Kami Untukmu Nak!

Sebuah pesan masuk di layar ponsel ini, kabar yang sungguh membuat hati ini terasa sejuk dalam teriknya suasana di luar sana. "Abi, alhmamdulillah Dinar lagi pada main di rumah sama temen-temennya, terus pas adzan dhuhur Dinar ngajak temen-temennya sholat dhuhur dulu, temen-temennya ngikutin Dinar". Seakan menjadi oase di tengah padang pasir kesibukan di hari pertama pekan ini, kabar dari istriku mampu meluluhkan penatnya beban di kepala ini.

Bangga? Tentu! Untuk itu berkali-kali aku mengucap syukur dalam hati ketika kembali dan kembali membaca pesan tadi. Untuk seusia puteri kecil yang baru menginjak usia 3 tahun tentu ini menjadi sebuah prestasi gemilang, bahkan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami yang telah diamanahi oleh Alloh untuk mendidiknya. Meski segudang prestasi dari anak-anak kecil seusianya terlampau sering dipertontonkan di media televisi, dari mulai pintar menari, menyanyi ataupun berseni peran, namun sungguh, kabar tentang puteri kecil kami di hari ini menjadi yang paling membuatku bangga, tentunya.

Keimanan yang kita miliki memang bukan menjadi sebuah jaminan bagi keimanan anak-anak kita. Tak sedikit orang tua yang bertitel Haji harus rela melepaskan anak-anaknya berpaling dari syahadat ketika pergaulan membawa mereka ke dunia yang hampa (na'udzubillah). Namun, ikhtiar yang sungguh-sungguh dari kita selaku orang tua disertai dengan do'a permohonan perlindungan bagi keteguhan iman atas diri dan anak-anak kita tentunya menjadi sebuah keharusan dalam menjalani halaman berikutnya dari episode kehidupan kita. Karena hanya ini warisan seutuhnya dari kita orang tua muslim untuk generasi yang akan datang. Bukan berlimpahnya harta.

Ya Rabb,
Engkau yang maha pembolak-balik hati,
Tetapkan hati ini hanya pada-Mu, pada Agama-Mu, dan tetapkan hati ini untuk bisa selalu berdiri dan berpegang teguh akan tombak keimanan ini.
Aamiin yaa robbal'alamiin...

0 comments:

Posting Komentar